Terima kasih, ya Allah,
Engkau izinkan kami
kembali menjumpai bulan mulia ini
bulan yang selalu dirindukan oleh orang-orang saleh
MARHABAN YA RAMADHAN
Selamat melaksanakan ibadah puasa semoga saum kita dalam rahmat dan magfirah Allah. Amin
Terima kasih, ya Allah,
Engkau izinkan kami
kembali menjumpai bulan mulia ini
bulan yang selalu dirindukan oleh orang-orang saleh
MARHABAN YA RAMADHAN
Selamat melaksanakan ibadah puasa semoga saum kita dalam rahmat dan magfirah Allah. Amin
Innalillah wa Inna Ilaihi Rajiun, Universtas Padjadjaran Bandung berkabung. Rabu, 20 Agustus 2008, pukul 01.00 WIB, Bapak Ari Sufyandi, Ir., Dipl. Hydr., MT., Ph.D, Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Unpad. telah meninggalkan kita untuk selamanya kembali ke haribaanNya.
Kami segenap Peserta Magang Dosen Muda Angkatan IV Tahun 2008 mengucapkan rasa berbelasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Bapak Ari Sufyandi, Ir., Dipl. Hydr., MT., Ph.D. Semoga beliau diterima ditempat yang mulia disisi Allah SWT. Amiin
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi telah menerima 423 proposal awal dari Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta. Proses seleksi proposal mencakup 4 tahapan evaluasi yaitu evaluasi proposal awal, evaluasi proposal lengkap, site evaluation, dan penetapan pemenang.
Dari 423 proposal awal hanya lolos 148 untuk menyusun proposal lengkap. Dan yang terpilih untuk maju pada babak evaluasi dan seleksi berikutnya dalam bentuk kunjungan (site visite) adalah 73. Tahap terakhir penetapan pemenang hibah program PHKI-I telah diumumkan Dikti pada tanggal 21 Agustus 2008 yaitu sebanyak 43 proposal termasuk UNIVERSITAS COKROAMINOTO YOGYAKARTA (UCY).
Alhamdullilah, doa dan perjuangan Tim serta segenap sivitas akademika UNIVERSITAS COKROAMINOTO YOGYAKARTA (UCY) telah terkabulkan, semoga kesempatan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Komitmen, partisipasi dan dukungan dari segenap sivitas akademika UNIVERSITAS COKROAMINOTO YOGYAKARTA (UCY), sangat dibutuhkan guna mendukung terlaksananya seluruh program PHK-I dengan baik dan lancar, semoga berhasil, selamat berjuang.
Masyarakat merupakan potensi Sumber Daya Manusia dalam kegiatan pembangunan, sebagai pelaksana dan sasaran hasil pembangunan itu sendiri, maka potensi Sumber Daya Manusia tersebut perlu dikembangkan sehingga masyarakat dapat lebih meningkatkan peran sertanya dalam pembangunan. Masyarakat pedesaan sebagai bagian dari anggota masyarakat masih ada yang mengalami kesulitan dan kurang memahami akan pentingnya partisipasi mereka dalam pembangunan, maka perlu adanya uluran tangan dari pihak-pihak yang berkepentingan memberikan pembinaan/penyuluhan kepada masyarakat pedesaan tersebut guna mengimpormasikan perlunya kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Hal ini nampaknya mendorong Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) UNPAD menyumbangkan tenaga guna mengajak masyarakat pedesaan untuk berpartisipasi dalam pembangunan dengan jalan memberikan pembinaan melalui program Mitra Binaan.
Berdasarkan paparan penyaji dalam acara pembekalan peserta magang dosen muda angkatan IV dan pengamatan, nampaknya pimpinan beserta staf telah bekerja keras untuk memajukan LPM, dengan berbagai kegiatannya telah dilakukan baik kedalam maupun keluar, terutama keberhasilannya bekerjasama dengan beberapa Bank yang telah menghasilkan banyak binaan di beberapa pedesaan. Sebagai bukti dan informasi, maka LPM menjadwalkan peserta magang untuk melakukan kunjungan ke lokasi Mitra Binaan Garut, Lembang, dan sekaligus kunjungan ke lokasi Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) periode Juli-Agustus di Purwakarta, selama tiga hari. Dengan diikutsertakannya peseta magang ke lokasi KKNM dan berdialog dengan kelompok mitra binaan LPM UNPAD adalah suatu kehormatan, sehingga dalam kesempatan ini, menyampaikan banyak terima kasih kepada pimpinan beserta staf LPM UNPAD.
Terlaksananya program magang, tidak lepas dari peran pemerintah khususnya Dikti yang telah memberikan perhatian dan kemudahan yang diberikan kepada peserta magang, dan UNPAD yang telah bersedia menerima sebagai tempat untuk terlaksananya kegiatan magang.
Dari pembekalan materi, kunjungan ke lokasi Mitra Binaan, dan lokasi KKNM yang di laksanakan LPM UNPAD, di harapkan setelah kegiatan magang ini bisa mengimplementasikannya di institusi asal.
Semoga LPM semakin sukses di hari-hari mendatang, amin.
Kehadiran televise swasta sebagai televise komersial tentu saja bertujuan untuk meraih keuntungan. Sumber pemasukan dana terbesar untuk televise swasta adalah dengan menjual jam tayang untuk iklan.
Iklan, terutama yang muncul di televise, memang sangat besar pengaruhnya terhadap perubahan perilaku. Hasil penelitian Irma dan John (2002) menyimpulkan bahwa, pengulangan pesan iklan cukup berpengaruh dalam menarik perhatian, menimbulkan rasa tertarik, keinginan dan mendorong konsumen untuk melakukan tindakan pembelian. Pranowo (2002) dalam penelitiannya, menyimpulkan bahwa, iklan berpengaruh pada pola konsumsi anak. Fatimah Riswati (2004), mengatakan dari hasil wawancara dan observasi yang dilakukan diperoleh bahwa, keputusan dalam memutuskan barang-barang yang akan dibeli sering dipengaruhi oleh iklan-iklan yang ditayangkan di berbagai media. Oleh karenanya iklan kemudian menjadi mesin produksi pesan yang ampuh bagi pelaku usaha. Iklan berubah fungsi menjadi alat untuk meyakinkan konsumen bahwa produk yang mereka ciptakan benar-benar merupakan apa yang diinginkan konsumen.
Erick Meijer (2002) mengatakan, bagi penggagas iklan harus benar-benar yakin bahwa iklan yang mereka ciptakan berbeda dengan pengiklan yang lain, dan harus muncul sebagai pemenang diantara sekian banyak iklan, hal yang lain yang juga harus diperhatikan oleh pengiklan, bahwa iklan yang mereka sampaikan jangan sampai menggaggu para konsumen yang menyaksikannya, mendengarkannya, atau membacanya, karena yang menentukan sebuah iklan etis atau tidak adalah konsumen. Dengan kata lain diterima atau ditolaknya sebuah iklan adalah pihak konsumen. Lanjut Erick Meijer, salah satu tujuan iklan secara umum adalah tercapainya positive response (tanggapan yang positip), dapat diwujudkan dengan menciptakan iklan yang berkualitas, yang akhirnya menjadi iklan yang disenangi oleh konsumen. Ironisnya seringkali apa yang diharapkan oleh pengiklan, justru berlawanan dengan apa yang diharapkan oleh konsumen. Disinilah kemudian tercipta konflik antara pengiklan dengan masyarakat pemerhati media.
Iklan yang disampaikan kepada masyarakat melalui televisi akan memberikan umpan balik (tanggapan) yang beragam. Tanggapan langsung dari sesuatu, atau merupakan proses seseorang mengenai beberapa hal melalui panca inderanya di sebut persepsi. Sedangkan Mawon mengatakan bahwa, persepsi sebagai suatu proses dimana individu-individu terekspos oleh informasi, menyediakan kapasitas prosesor yang lebih luas, dan menginterpretasikan informasi tersebut.
Sebuah penelitian, pendapat umum pemirsa tentang periklanan televise dan konsekuensinya (Indah Rini dkk, 2003) menghasilkan: persepsi pemirsa terhadap konsekuensi periklanan ditelevisi adalah setuju bahwa iklan menjadi sumber iformasi tentang penjualan local, tentang merek yang diinginkan konumen, dan tentang produk yang tersedia dipasar. Pemirsa percaya bahwa iklan memberikan hiburan dan membuat perasaan senang namun dapat menciptakan masyarakat yang materialistis. Sisi negatif iklan adalah dapat mengeksploitasi dengan mengambil keuntungan yang tidak pantas dari anak-anak dan menuntut anak-anak untuk melakukan permintaan pembelian yang tidak masuk akal pada orang tuannya. Selain itu, membuat orang membeli sesuatu dengan mudahnya, menurut persepsi pemirsa tidak setuju terhadap konsekuensi bahwa iklan ditelevisi membuat orang membeli produk yang tidak perlu, hanya untuk pamer. Hasil penelitian berikutnya adalah pengaruh terpaan iklan televise terhadap perilaku konsumtif ibu rumah tangga di Kota Padang Sumatra Barat (Susi Evina, dkk) menghasilkan bahwa, iklan berpengaruh signifikan terhadap sikap pemirsa ibu rumah tangga pada produk yang ditayangkan televise.
Apa yang diungkapkan dua peneliti di atas merupakan sebuah potret tentang persepsi masyarakat terhadap iklan televise. Pada peneliti pertama adalah pendapat umum yang tidak membedakan jenis kelamin, sedangkan pada peneliti kedua adalah pendapat umum jenis kelamin wanita. Penelitian yang lebih mendalam dan lengkap masih sangat diperlukan untuk mengetahui persepsi dan perilaku dari kelompok masing-masing masyarakat terhadap iklan televise. Secara teoritis, adanya perbedaan latar belakang demografis akan berpengaruh terhadap bagaimana merespon sesuatu, hal ini cukup beralasan karena diduga, respon dari setiap kelompok orang pada obyek yang sama berbeda-beda.
Penelitian ini mempertajam, mengenai: (1) bagaimanakah persepsi pemirsa pria dan wanita terhadap Iklan yang di tayangkan di televise? ; (2) Apakah ada perbedaan antara persepsi pemirsa pria dan pemirsa wanita terhadap atribut iklan yang di tayangkan di televise?
Tujuan yang ingin dicapai dengan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi pemirsa pria dan wanita terhadap iklan yang ditayangkan di televise, dan mengetahui perbandingan antara persepsi pemirsa pria dan wanita terhadap atribut-atribut iklan yang ditayangkan di televise.
II. METODE PENELITIAN
III. LANDASAN TEORI
IV. HASIL PENELITIAN
V. KESIMPULAN
kesimpulan menunjukan bahwa:
1. Terdapat 5 profil utama dari pemirsa televise, yaitu jenis kelamin dominan pria ;Usia pria dominan <25 tahun, sedangkan usia wanita dominan >35 tahun; Pekerjaan pria dominan karyawan swasta, sedangkan pekerjaan wanita dominan pegawai sawasta; Pendidikan pria dominan lulusan terakhir SMU, sedangkan pendidikan wanita dominan sarjana; Penghasilan pria dominan > 1 juta, sedangkan penghasilan dominant wanita 500-1 juta. persepsi pemirsa berdasarkan jenis kelamin pria terhadap iklan yang ditayangkan di televisi sebagian besar memiliki persepsi netral, sedangkan persepsi pemirsa berdasarkan jenis kelamin wanita terhadap iklan yang ditayangkan di televisi sebagian besar memiliki persepsi setuju.
2. Terdapat persamaan persepsi, antara pemirsa jenis kelamin pria dan jenis kelamin wanita terhadap atribut iklan mengganggu, dikatagorikan tinggi.
3. Terdapat perbedaan persepsi, antara pemirsa jenis kelamin pria dan jenis kelamin wanita terhadap atribut iklan hiburan, dikatagorikan sedang untuk jenis kelamin pria, sedangkan untuk jenis kelamin wanita dikatagorikan tinggi.
4. Terdapat perbedaan persepsi, antara pemirsa jenis kelamin pria dan jenis kelamin wanita terhadap atribut iklan informasi tentang produk , dikatagorikan sedang untuk jenis kelamin pria, sedangkan untuk jenis kelamin wanita dikatagorikan tinggi.
5. Terdapat perbedaan persepsi, antara pemirsa jenis kelamin pria dan jenis kelamin wanita terhadap atribut iklan mempengaruhi perilaku wanita konsumtif, dikatagorikan sedang untuk jenis kelamin pria sedangkan untuk jenis kelamin wanita dikatagorikan tinggi .
6. Terdapat persamaan prsepsi, antara pemirsa jenis kelamin pria dan jenis kelamin wanita terhadap atribut iklan mempengaruhi perilaku pria konsumtif, dikatagorikan tinggi.
7. Model iklan yang diperankan artis, 54% pemirsa menjawab menarik; Iklan lucu, 53% pemirsa menjawab menarik; Iklan pelayanan masyarakat, 79% pemirsa menjawab diperlukan; Waktu luang melihat acara televise, 41% pemirsa menjawab malam hari; Acara pilihan televise paling disenangi, 43% pemirsa menjawab sinetron.
DAFTAR PUSTAKA
A. Shipe Tempu, Advertising And Supplementl Aspect Of Integrated Marketing Communications, 5 TH Ed, University Of South Carolina..
Erick Meijer, (2002), Belajar Etika Periklanan Dari Telekomsel, Manajemen, Agustus.
Fatimah, (2004), Pengaruh iklan terhadap perilaku konsumerisme ibu-ibu rumah tanggga, Jurnal Ekonomi, Vol 8, No 1, Januari, Malang: FE-UNMER.////
Indah Rini dkk, (2003), Pendapat Umum Pemirsa Tentang Periklanan Televisi dan Konsekuensinya, Jurnal Study Bisnis, Vol 1, No 2, Desember, Yogyakarta:FE UAJ.
Irma Satya Indriyani, dan John, (2002), Pengulangan Pesan Suatu Iklan Dalam Prosese Pembelajaran Konsumen, Jurnal Ekonomi dan Bisnis (Dian Ekonomi), Vol.VIII No. I Maret.
Pranowo, (2002), Pengaruh Iklan Terhadap Pola Konsumsi Anaka Di Daerah Istimewa Yogyakarta, FE-UCY.
Rhenald Kasali, (2000), Membidik Pasar Indonesia”STP”, Cetakan Kelima, PT Gramedia, Jakarta.
Susi Evanita dkk, ( ), Pengaruh terpaan iklan televise terhadap perilaku konsumtif ibu rumah tangga di Kota padang Sumatra barat,
Melalui surat Dikti tertanggal 15 Juli 2008 perihal jadwal kunjungan (Site Visit) Reviewers proposal PHK berbasis Institusi proses seleksi tahun 2008 yang akan dilaksanakan pada tanggal 24-25 Juli 2008 di UCY. Site evaluation dilakukan oleh tim yang terdiri dari 3 orang, denagn tujuan untuk memvalidasi dan mengkomfirmasi informasi, dan data yang digunakan untuk menetapkan pertimbangan saat proses evaluasi dokumen proposal serta untuk melengkapi informasi yang dipandang belum terungkap secara jelas dalam dokumen proposal, sehingga pada akhirnya reviewer dapat melakukan penilaian secara objektif atas proposal yang sedang dievaluasi.
Persiapan telah dilakukan dengan melibatkan unit terkait, terdiri dari Bagian Keuangan (BK), Bagian Administrasi Umum dan Personalia (BAUP), Bagian Rumah Tangga dan Tata Lingkungan (BRTTL), Unit Penjaminan Mutu (UPM), dan unit-unit lain yang ada di lingkungan UCY. Serta dukungan dari segenap sivitas akademika UCY guna tercapainya memenangkan kompetisi secara nasional yang tentunya akan sangat berguna bagi perkembangan UCY dalam menuju cita-cita menjadi Universiats terkemuka.
Pelaksanaan site visit pada tanggal 25 Juli 2008, adalah sebagai berikut :
Tahap Pertama,
Pertemuan dengan tim monev-internal, sesi ini dimaksudkan untuk mengkonfirmasi hasil monitoring dan evaluasi internal oleh tim monev-in khususnya menyangkut hibah-hibah yang sebelumnya sudah dijalankan, mekanisme dan proses monev-in yang telah dilakukan dan yang direncanakan untuk hibah yang sedang diajukan.
Tahap Kedua,
Pertemuan dengan pimpinan UCY (Rektor, PR I, PR II, dan PR III), sesi ini dimaksudkan untuk mengkonfirmasi komitmen pimpinan dalam mendukung proposal/program pengembangan yang diajukan, menggali lebih jauh aspek yang kurang tergambarkan dalam proposal seperti aspek leadership dan komitmen pada good university governance, dll.
Tahap Ketiga,
Pertemuan dengan tim penyusun proposal dan tim yang direncanakan akan mengimplementasikan program (PiC), sesi ini dimaksudkan untuk mengkonfirmasi/mengklarifikasi hal-hal yang terdapat dalam proposal (dengan mengacu pada komentar yang telah dikirimkan) baik oleh reviewer maupun oleh tim penyususn proposal. Sesi ini juga dimaksudkan untuk melihat penguasaan tim atas substansi yang termuat dalam proposal. Dilanjutkan pengecekan data-data pendukung
Penutup,
Tim Reviewer menyampaikan kesan umum atas proses dan hasil evaluasi yang telah dilakukan, termasuk juga untuk berpamitan. Sesi ini dihadiri oleh pimpinan, tim penyusun proposal, dan representasi dari stakeholder internal yang relevan.
Tahap Penantian
Semoga Tuhan mengijinkan kami UCY, diberi kesempatan untuk lolos pada tahap berikutnya, semoga berhasil, Amin.
PpPHKI-UNIVERSITAS COKROAMINOTO YOGYAKARTA
PHKamis, 10 Juli 2008
Pada awal Juli tahun 2008, Universitas Cokroaminoto Yogyakarta atas ridlo Allah lolos proposal lengkap program hibah kompetisi berbasis institusi tahun 2008.
Sejalan dengan program DIKTI, RenStra, dan analisis kesenjangan yang ada, maka UCY menempatkan PHKI bagian dari rencana kegiatan jangka panjang, dan menetapkan tema utama PHKI: Peningkatan Kapasitas dan Mutu Manajemen UCY Menuju Terwujudnya Good University Governance. Peningkatan kapasitas dan mutu manajemen UCY menuju Good University Governance berkaitan dengan pengelolaan seluruh sumber daya: informasi, keuangan, manusia, sarana & prasarana, dan penjaminan mutu.
Sedangkan program yang diusulkan: (A1) Peningkatan kualitas layanan administrasi akademik dan manajemen sistem informasi berbasis TIK, (A2) Peningkatan kualitas manajemen keuangan yang transparent, accountable dan fairness (A3) Peningkatan kualitas sumber daya insani yang bertauhid dan berilmu, (A4) Peningkatan kualitas manajemen sarana dan prasarana untuk kemaslahatan sivitas akademika, (A5) Peningkatan sistem manajemen mutu yang berkelanjutan.
Berbagai upaya terus dilakukan untuk memperbaiki proposal sesuai dengan komentar Reviewers, dan persiapan-persiapan menantikan kunjungan tim site visit yang akan dilaksanakan antara tanggal 21 Juli s.d 8 Agustus 2008.
INTISARI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan persepsi antara 2 kelompok yaitu wanita dan pria terhadap desain pesan, dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan tersebut. Variabel yang digunakan untuk mengukur persepsi adalah dengan MODEL AIDA (attention, interest, desire, dan action). Sedangkan untuk mengukur desain pesan yaitu message content, message struktur, dan message format. Untuk pengujian perbedaan menggunakan anakova 1-jalur, sedangkan untuk mengetahui pengaruh menggunakan regresi linier berganda.
Penelitian dilakukan terhadap 200 sampel di Derah Istimewa Yogyakarta yaitu, Kabupaten Bantul, Kabupaten Sleman, Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Gunungkidul, dan Kota Yogyakarta, terhadap iklan hp Sony Ericsson.
Temuan-temuan dalam penelitian ini adalah adanya kesamaan attention, desire, action antara wanita dan pria terhadap desain pesan, namun ada perpedaan pada interest.
Temuan-temuan selanjutnya adalah, menunjukan bahwa, attention, interest, desire wanita dan pria secara bersam-sama dipengaruhi oleh desain pesan yang sangat signifikan, sedangkan action wanita dipengaruhi desain pesan yang kurang signifikan namun action pria dipengaruhi desain pesan sangat signifikan. Sedangkan secara sendiri-sendiri adalah: attention wanita dipengaruhi desain pesan sebesar 24,6%, sedangkan pria dipengaruhi desain pesan sebesar 37,5%; Interest wanita dipengaruhi desain pesan sebesar 21,8%, sedangkan pria sebesar 23,4% dipengaruhi oleh desain pesan. Desire wanita dipengaruhi desain pesan sebesar 24,5%, sedangkan pria dipengaruhi desain pesan sebesar 18,1%; Action wanita dipengaruhi desain pesan sebesar 6,75%, sedangkan pria dipengaruhi desain pesan sebesar 23,3%.
Kata Kunci: Desain pesan, attention, interest, desire, action
Upaya oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi untuk meningkatkan mutu dosen dari PT baru/muda, salah satunya adalah dengan program pemagangan para dosen yunior di bawah bimbingan dosen-dosen senior di PT yang sudah di kategorikan sebagai PT maju.
Program magang adalah suatu kegiatan pembinaan yang di kelola secara terpusat dan merupakan suatu program nasional.
Tujuan program magang adalah untuk memberikan kesempatan dosen muda untuk melihat dan mengalami sendiri pelaksanaan kegiatan Tridharma dan manajemen PT oleh dosen senior di PT maju
Program ini bukan dimaksudkan untuk pencapaian suatu gelar lanjutan, walaupun dapat pula dimanfaatkan untuk seleksi dan penjajagan untuk mengikuti program Magister dan Doktor di PT pembinanya.
Peserta program magang tahun 2008 diikuti sebanyak 75 dosen dari berbagai PT di Indonesia yang disebar pada 6 PT (UNPAD, ITB, IPB, UGM, UNAIR, UNESA).
13 peserta diantaranya ditempatkan di UNPAD yang berasal dari Yogyakarta, Semarang, Bukitinggi, Medan dan Aceh. Program magang dilaksanakan selama 5 (lima) bulan, terhitung mulai 02 Juni 2008. Jadwal kegiatan magang UNPAD diawali dengan penerimaan dosen magang pada tanggal 02 Juni 2008 di Lembaga Penelitian jl. Cisangkuy, sedangkan penerimaan oleh PR I pada tangal 06 Juni 2008 di Jln Dipati Ukur. Orientasi kampus dan seputar Bandung dan UNPAD dilaksanakan dalam minggu pertama. Minggu kedua sudah memasuki materi E-Learning di pandu oleh pengelola E-Learning di jl. Dipati Ukur. Materi E-Learning terdiri dari: Implementasi ICT di PT, pengenalan layanan ICT di UNPAD, Pengenalan internet I dan II, pengenalan E-Learing, WEBCT I(desain), WEBCT II (konten modul), WEBCT III(quiz), Weblogs I dan II + Video LAN, dll.
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!